Foto: Andi Siahaan/detikcomDampak awan panas sangat terasa di Desa Sukameriah, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jarak desa ini dengan puncak hanya 2,5 km. Saat awan panas meluncur, Sabtu (1/2) kemarin, sebagian orang tidak siap.
Berdasarkan data BNPB, awan panas terdiri dari material debu hingga blok bersuhu lebih dari 700 derajat celcius. Melaju dari puncak dengan kecepatan di atas 100 km per jam. Warga hanya memiliki waktu 2 sampai 3 menit untuk menghindar.
Hingga Minggu, (2/2/2014), tercatat 15 orang tewas. Jumlahnya diperkirakan bertambah karena 1-2 korban belum ditemukan. Sedangkan 2 korban dengan luka bakar sudah dievakuasi dan masih dalam perawatan tim medis.
Tim SAR dari Basarnas, TNI AD, polisi, dan PMI sempat menyisir Desa Sukameriah. Mereka tidak menemukan korban dan buru-buru balik kanan karena situasi belum stabil. Sinabung, salah satu gunung teraktif di dunia itu masih erupsi. Berikut kerusakan-kerusakan akibat awan panas yang 'mengerikan' tersebut.


Anda sedang membaca artikel berjudul .gif)
0 komentar:
Posting Komentar