Ibu yang bernama Nurhaeni Sitepu itu merupakan warga Desa Sigarang-Garang, Karo, Sumatera Utara. Rumahnya yang dijadikan kedai kopi hancur luluh lantak akibat terjangan awan panas.
Tetapi Nurhaeni tidak tahu kalau rumahnya disapu awan panas. Dia hanya mengira rumahnya disapu lumpur yang dimuntahkan oleh Gunung Sinabung.
Oleh karena itu Nurhaeni beserta suaminya tak begitu khawatir. Sambil menemani suami memperbaiki rumah, Nurhaeni juga menikmati fenomena erupsi Sinabung pada saat yang bersamaan.
Dia juga tidak merasa khawatir ketika hujan abu mulai mengguyur desanya. Menurutnya, luapan asap hitam yang berada di Sinabung tidak begitu berbahaya.
Barulah ketika ada warga lain mengingatkan, Nuraeni mulai terlihat panik.
"Ayo bu, ada awan panas. Ke bawah dulu!" teriak warga lain yang bergegas mencari tempat aman.
Dengan polos ibu itu malah berbalik tanya.
"Oh jadi itu awan panas, lalu lumpur ini panas ya? Kirain lumpurnya berat makanya bisa rusak rumah saya," ujar Nurhaeni saat ditemui detikcom, Minggu (2/2/2014).
Ketika awan semakin pekat, Ibu Nuraeni beserta suaminya pun turun ke bawah. Ibu Nuraeni untuk sementara tinggal di posko pengungsian Berastagi. Tetapi hampir tiap hari dia menengok rumahnya untuk memperbaiki bangunannya yang rusak


Anda sedang membaca artikel berjudul .gif)
0 komentar:
Posting Komentar